HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN GIGI DENGAN ANGKA KARIES GIGI MENGGUNAKAN KUISIONER METODE BRAILLE(Studi pada anak tunanetra SMPLB-A YPAB Surabaya)
Abstract
Penyandang tunanetra memiliki keterbatasan penglihatan yang memengaruhi kemampuan dalam memperoleh pengetahuan tentang kesehatan gigi sehingga risiko penyakit mulut seperti karies diperkirakan lebih tinggi pada siswa tunanetra SMPLB-A YPAB Surabaya tahun 2024. Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dengan angka karies gigi pada siswa tunanetra SMPLB-A YPAB Surabaya tahun 2024. Jenis penelitian metode dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional dengan sampel 30 siswa tunanetra SMPLB-A YPAB Surabaya. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuisioner dengan metode Braille untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk mengukur indeks karies gigi. Teknik analisis menggunakan uji Spearman. Hasil uji dari penelitian didapatkan nilai p value yaitu 0,033 atau skor p signifikansi berada di bawah α (0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan gigi dengan angka karies pada siswa tunanetra.
Full text article
Authors
Copyright (c) 2026 andini kumala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlikel 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).